logo-black

Bahaya Meminum Air Kemasan yang Tersimpan Lama di Dalam Mobil

Bahaya Meminum Air Kemasan yang Tersimpan Lama di Dalam Mobil

Saat bepergian kebanyakan orang lebih senang membeli air minum dalam kemasan dibandingkan membawa sendiri dari rumah dengan alasan kepraktisan. Terlebih saat akan bepergian jarak jauh, umumnya orang akan mempersiapkan botol minum kemasan dalam jumlah banyak sebagai persediaan. Jika air dalam kemasan habis selama perjalan, sih tidak masalah, tapi pernahkan Anda meninggalkan botol minum kemasan di dalam kendaraan semalaman, lalu kembali meminumnya di keesokan hari? Hmm, jika hal ini sudah jadi kebiasaan yang sering dilakukan, sepertinya Anda perlu menghentikannya segera, jika tidak ingin mengalami masalah kesehatan serius.

1.       Ada Kontaminasi Bahan Plastik Kimiawi

Sebenarnya letak masalah bukanlah pada air minum dalam kemasan, melainkan pada bahan plastik yang umumnya digunakan sebagai bahan kemasan air minum. Kebanyakan air kemasan yang kita ditemui di pasaran menggunakan botol plastik yang mungkin saja memiliki kandungan bahan kimia seperti Polyethylene Terephthalate (PET) dan Bisphenol A (BPA). Jika terkena suhu lebih dari 60 derajat celcius, senyawa atau bahan kimia tersebut dapat terlepas dan tercampur dengan air kemasan yang Anda minum. Kondisi ini akan menghasilkan zat dioksin yang sudah dikategorikan oleh para ahli sebagai kelompok zat berbahaya. Hmm, terbayang bahayanya, kan kalau air kemasan ini kemudian Anda minum?

2.       Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Banyak yang tidak menyadari jika suhu di dalam mobil yang terparkir dan terkena sinar matahari, dapat mengalami peningkatan suhu dan menghantarkan panas hingga 80 derajat celcius. Jika dilihat secara kasat mata, air di dalam kemasan tersebut memang masih terlihat bening. Namun, sebenarnya air dalam kemasan telah mengalami perubahan reaksi kimia yang memicu terbentuknya dioksin. Selain dikatoegrikan sebagai zat racun, diotin juga dapat pemicu pertumbuhan sel kanker, khususnya kanker payudara.

3.       Kemungkinan Rusaknya Fungsi Hati

Jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama, dioksin yang tergolong senyawa racun, diam-diam dapat merusak sistem fungsi hati, lho! Padahal, hati memiliki peran penting dalam membersihkan berbagai racun yang masuk ke dalam tubuh Anda. Jika sistem fungsi hati menurun, bahkan rusak, kondisi ini dapat mengancam kesehatan, bahkan nyawa.

 

Melihat efek samping yang begitu serius bagi kesehatan, sepertinya mulai saat ini Anda perlu lebih berhati-hati dalam memilih kemasan minuman ketika berkendara, dan usahakan untuk tidak kembali mengonsumsi botol minum yang sudah tertinggal dalam mobil, ya!

Jun Tirta 14 August 19, 11:45